on Senin, 31 Maret 2014
Mungkin belum banyak yang tahu akan keberadaan Yamaha XJ6 yang saya maksud terlahir sebagai pesaing Kawasaki ER-6n, lantaran pabrikan Yamaha di Tanah Air belum secara resmi mengaspalkannya.
Yamaha XJ6 terbaru tahun 2013/2014 sebenarnya telah dirakit dan diluncurkan oleh negara tetangga kita, Malaysia pada awal tahun 2013 lalu, tepatnya bulan Januari.


Di negeri Jiran, moge bermesin 600cc ini dijual dengan harga RM 38,500.00 atau setara Rp 124,6 juta, di mana harga ini belum termasuk pajak dan asuransi.
Harga Eropa dan Amerika, Yamaha XJ6 2013 ini dilego pada kisaran 7,149 poundsterling atau setara Rp 106 jutaan. Sedangkan untuk Kawasaki ER-6nterbaru dipatok Rp 102,5 juta dalam situs resmi Kawasaki Motor Indonesia.
Sedangkan untuk XJ6 Race Blu Series 2014 dipatok mulai harga £ 6,099 yang setara dengan Rp 120,5 jutaan.


Yamaha sebenarnya selalu menawarkan banyak varian kubikasi mesin untuk deretan mogenya, namun baru tahun ini nampaknya Yamaha Indonesia mulai memberikan respon positif akan permintaan peminat Tanah Air.


Yamaha XJ6 terbaru ini hadir dengan 3 varian tampilan yakni naked sport (XJ6 dan XJ6 SP), semi-fairing (XJ6 Diversion) dan full-fairing (XJ-6 Diversion F). Untuk pilihan warnanya sendiri, Yamaha menyediakan XJ6 dengan 3 pilihan warna antara lain merah, hitam dan putih.


Yamaha XJ6 terbaru ini dibekali mesin 4 silinder segaris yang dilengkapi digital fuel-injection dan punya three-way catalyser dengan O2 sensor untuk standar emisi yang lebih baik. Berbeda dengan Kawasaki ER-6n yang masih mengusung mesin 2 silinder sejajar, namun kedua mesin ini sama-sama menghasilkan tenaga yang berimbang.


Kedua moge berkubikasi mesin 600cc ini memiliki tenaga yang cukup besar.Yamaha XJ6 terbaru ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 77.5 hp pada10.000 rpm dengan torsi puncak 59,7 Nm pada 8.500 rpm.


Sedangkan Kawasaki ER-6n dengan besaran mesin sama namun berbeda konfigurasi mampu menghasilkan tenaga sebesar 72,1 hp pada 8.500 rpm dengan torsi mencapai 64 Nm pada 7.000 rpm.


Bukan angka yang terpaut jauh kan, makanya tidak heran jika keduanya bisa saling menempel ketat dalam persaingan pasar moge global. Semoga master plan Yamaha Indonesia segera mengaspalkannya secara resmi di Tanah Air, yang pastinya akan berdampak pada harga yang kompetitif jika dibandingkan harus mendatangkannya melalui Importir Umum (IU).
on Selasa, 18 Maret 2014

Apa Yang Harus Saya Pahami Sebelum Memutuskan Memelihara Landak Mini?
  • PAHAMI BETUL DIMANA ANDA AKAN MEMBELI, Beli Landak Mini pada breeder terpercaya, cukup dikenal, serta gampang diajak berkomunikasi, tentu saja untuk memudahkan anda dalam mencari pengetahuan/info/seluk beluk landak mini yang akan anda beli secara lebih mudah dan valid.
  • BEKALI DIRI DENGAN INFORMASI/LITERATUR SEBANYAK2NYA sebelum mulai piara, karena landak mini juga mahluk hidup, so anda gak mau kan ada resiko yang merugikan?
  • HARGA MURAH BUKANLAH JAMINAN, so sebaiknya anda JANGAN KEBURU TERGIUR HARGA MURAH. Pahami betul kondisi fisik & mental landak yang ditawarkan apakah bagus atau tidak.
  • PASTIKAN LANDAK YANG ANDA BELI SEHAT SECARA FISIK MAUPUN PSIKISnya
Bagaimana Bila Hanya Memiliki Seekor Landak Saja?
Seperti yang sudah saya jelaskan pada page sifat landak,  tak perlu bingung jika anda hanya memiliki seekor landak saja, karena pada dasarnya mereka hidup menyendiri atau solitaire yang artinya anda bisa memelihara hanya 1 ekor landak, jadi jangan takut landak kesayangan anda akan kesepian atau mencoba kabur.  asal diketahui bahwa pada umumnya mereka justru tidak suka bersama-sama dalam satu kandang.
Jangan pernah membeli jantan dan betina untuk ditaruh dalam satu kandang jika anda tidak mau mengembang-biakan (mengkawinkannya). Landak mini siap untuk berkembang-biak paling cepat 3 bulan tetapi sebaiknya betina jangan diternak sebelum umur 5 bulan, jadi berhati-hatilah dan jangan sampai kecolongan untuk telat memisah landak anakan anda yang beranjak dewasa. Kejadian perkawinan dini terutama apabila betina terlalu muda, sering mengakibatkan turun/buruknya kwlitas produktifitas si betina, dari segi jumlah anak, kesehatan, kwalitas lahiran si betina, maupun kwlitas anakan yang nanti akan dihasilkan, bahkan kehamilan yang terlalu muda, tak jarang mengakibatkan kematian bagi sang calon indukan betina akibat belum memiliki fisik maupun psikis yang kuat terutama pada saat melahirkan. Sedangkan untuk mengetahui cara mengawinkan landak pada usia yang direkomendasikan (5bulan keatas) klik reproduksi.
Bagaimana Cara Memilih Landak Mini Yang Sehat dan Berkwalitas?
Berikut merupakan faktor-faktor penentu anda dalam memperoleh landak mini sehat dan berkwalitas:
  • Mata terkondisi baik, bulat, bercahaya, terbuka lebar dan bersinar tanpa cairan serta tidak memiliki semacam lapisan putih pucat di bagian tengah (seperti ini sering disebut dengan katarak)
  • Hidung bersih dan lembab (layaknya hidung sapi) dan tidak meler atau tidak kering kusam
  • Moncong bersih, tidak ada bintik-bintik putih yang berkeliaran di area moncong (ini petunjuk awal apakah landak tersebut berkutu/tidak, disamping juga perlu mengecek kulit di bagian pangkal bawah duri)
  • Telinga pendek, bersih tanpa ada kotoran atau lapisan keras dibelakangnya, tidak ada cairan hijau yang keluar/meler dari bagian lubang telinga.  Seringkali terdapat  kejadian telinga dikunyah oleh anak/temannya. Selama telinganya telah sembuh maka ini tidak perlu anda khawatirkan.
  • Duri, tidak mengalami kebotakan/rontok akibat penyakit/kutu/jamur/kelembapan kandang yang terlalu basah dalam intensitas waktu lama
  • Kulit, sebaiknya lentur dan halus tidak berkerak karna bisa jadi landak tersebut kutuan bahkan jamuran
  • Bulu rambut pada perutnya halus dan tidak kusut, tidak ada kotoran yg menempel ataupun kerak
  • PUP: padat, tidak diare/cair kehijauan
  • Kaki tidak ada yang cacat/patah/lumpuh, jari – jari semua utuh dan antar batang jari benar-benar terpisah (tidak menempel / “ganjet”)
  • Alat kelamin, harus kering tidak terdapat luka, tidak terlihat merah2 bekas darah dan tidak membengkak
  • Badan padat sehat (bukan lemak, bukan obesitas), asalkan ketika dia diletakkan diatas meja badannya bisa berjalan tegak it’s no problem!!!, tapi apabila berjalannya terhuyung-huyung, atau kesulitan tegak segera cari pilihan landak mini lain.
  • Berat landak: 250-700gram, Landak yg dipilih harusnya memiliki berat yg ideal alias tidak kegemukan atau obesitas karna akan menyebabkan berbagai penyakit dalam yg berbahaya tetapi juga tidak boleh kurus dan terlihat cekung badanya karna bs jadi itu menunjukan landak mempunyai suatu penyakit
  • Aktif dan lincah, suka langsung mengendus si  obyek  pemegang (tidak menggulung terlalu lama atau bahkan menegakkan durinya sambil meng-klik)
  • Temperamen, Sebenarnya semua landak mini bs menjadi sangat jinak tergantung dari pembiasaan kita tetapi ada beberapa landak mini yg memang mempunyai sifat galak sejak lahir dan sulit dijinakkan. Ketika memilih amatilah landak mini yang akan anda beli apakah dia mendesis, melompat atau meng klik. Mendesis itu wajar karna dia masih takut dengan kita sedangkan meng klik berati dia mengancam anda sebaiknya kalo seperti itu pilih landak yangg lain saja, terutama apabila yang anda cari adalah landak mini betina (dikhawatirkan sifat yang terlalu agresif akan berakibat kurang baik terhadap anda secara langsung yang membutuhkan binatang kesayangan yang bisa dipegang/dielus-elus, juga pada kwlitas anakannya yang sering mengarah pada ketidakbisaan sang indukan dalam merawat si anak akibat terlalu mudah stres atau kaget bila kita dekati saat memberi makan atau mengganti serutan kayu yang kotor). Hal wajar bila landak yg takut tiba-tiba membola akan tetapi itu hanya beberapa detik saja dan jika landak mem bola terlalu lama alihkan saja pilihan kepada landak yang lain

Ada Tambahan Lain Gak Yang Sekiranya Perlu Saya Ketahui?
  • Tidak disarankan untuk membeli landak dengan usia dibawah 6minggu, Selain keraguan untuk mampu untuk sudah tidak menyusu pada indukannya dan yakin sudah bisa atau tidaknya dia mengunyah makanannya sendiri, landak mini yang terlalu muda, akan memiliki tingkat kerawanan yang masi sangat tinggi ketika akan dikirim/berpindah tempat/pemilik/kota.  Landak mini yang lebih tua juga boleh, tetapi perlu dipertimbangkan bahwa landak mini muda, lebih baik kesempatannya menjalin ikatan dengan anda.
  • Awali memelihara landak mini dengan mental sebagai pecinta binatang, sehingga perlakuan dan kasih sayang anda terhadap landak mini akan menuntun anda untuk menjadi adopter/pecinta landak mini yang sukses dan berhasil, yang selanjutnya merupakan pilihan anda untuk berlanjut menjadi peternak yang mampu menjual landak mini berkwlitas atau sekedar memelihara saja (kepentingan hoby).
  • Pastikan anda mendapatkan info sejelas-jelasnya mengenai DOB (date of birth) dari landak yang akan anda beli
  • Pastikan anda mendapatkan info mengenai bloodline/galur/jenis indukan dari landak yang akan anda beli
  • Bila landak yang akan anda beli merupakan landak dengan usia indukan, pastikan anda mendapatkan jaminan/kepastian bahwa landak yang anda beli merupakan landak yang sehat dan produktif. hal ini salah satu hal terpenting bagi anda yang tertarik untuk langsung memelihara landak indukan (pertimbangan proses pengembangbiakkan akan lebih cepat dibanding landak anakan yang masi memerlukan pembesaran terlebih dahulu)


Proses Dan Tata Cara Mengawinkan Landak Mini

Pada saat anda merasa yakin akan mengembangbiakkan/mengawinkan landak anda yang sudah berumur dewasa.  berikut cara dan tahapan-tahapannya dalam mengawinkan landak mini
  • Mulai gabungkan betina dan jantan dewasa pada 1 kandang yang dalam kondisi bersih dan tanpa hal-hal yang berpotensi mengganggu proses perkawinan (kandang hanya berisi wadah pakan dan botol minum serta alas serbuk kayu, tanpa ada mainan dan hidding box). 
  • Proses perkawinan yang akan berlangsung diawali dengan siulan-siulan si jantan sambil berlari-lari mengelilingi betina. Proses ini sering terlihat nampak seperti perkelahian, karena si betina justru makin menegakkan duri-durinya sambil mendesis seperti marah, terkadang malah saling menggigit dan tak jarang salah satu diantaranya justru terluka. Jadi jangan harap anda akan melihat sebuah adegan yang romantis (seperti di film-film gitu lho…!!!),
  • Setelah beberapa menit atau jam, rayuan gombal si jantan mulai membuahkan hasil. Si betina pun mulai merebahkan duri-durinya dan pasrah. Perkimpoian pun terjadi layaknya  binatang pada umumnya, namun jangan heran apabila landak jantan terus menggigit duri punggung si betina, hal ini digunakan sebagai bantuan pegangan supaya perkimpoian berlangsung sukses…(klo gak gigit/pegangan,  masa anda yang maw pegangin keduanya supaya gak lepas?hehehehe)

  • Dalam kisaran waktu 6-15 menit proses perkimpoian sukses dan terjadi proses regenerasi..jangan lupa cepet-cepet berdoa supaya dikasi anak yang banyak…
  • Masa penggabungan jantan betina adalah berkisar 2-4minggu, hal ini diharapkan bisa terjadi beberapa kali proses perkimpoian untuk lebih meyakinkan terjadi regenerasi.  Setelah itu pindahkan si jantan ke kandang lain. Hal tersebut bertujuan untuk menyelamatkan bayi si betina ketika lahir (karena jantan cenderung langsung memakan bayi-bayi yang dilahirkan betinanya) .
  • Dalam Kandang betina (pasca pemisahan jantan betina), mulai bersihkan serutan kayu yang sudah kotor, sehingga si induk juga merasa nyaman ketika berada dalam kandang yang bersih, berikan persiapan-persiapan kelahiran seperti hidding box, wadah pakan yang selalu terisi cukup, dan juga air pada botol minum. pada masa-masa ini si indukan membutuhkan tambahan nutrisi, sehingga akan makin baik bila diberikan ulat hongkong/jerman secara intens (1 hari – 2 hari sekali, dengan dosis 1 sendok makan untuk indukan 1 ekor), namun pakan primernya harus tetap tersedia juga.
  • Setelah proses kehamilan 30-45 hari (pasca perkimpoian) lahirlah bayi-bayi landak mini (sering disebut hoglet) secara berurutan dari 1 hingga 8 ekor. Mula-mula masih merah, buta, dan tidak berduri. Akan tetapi, ajaibnya, dalam beberapa jam bahkan menit saja duri lunak mereka muncul dari dalam kulit. Setelah beberapa bulan, duri “percobaan” yang masih lunak itu tanggal untuk diganti dengan duri lain yang lebih betulan (inilah yang sering disebut dengan quilling). 


  • Induk landak akan memberikan ASIL (air susu ibu landak) secara eksklusif selama kurun waktu 1 bulan, begitu si bayi melek, berjalan, dan menggapai wadah pakan sang induk sambil kemudian mencoba mengunyah-ngunyahnya hingga keenakan..si ibu juga akan mulai proses penyapihan / cerai susu, walaupun ada ibu landak yg akan tetap menyusui selama si anak terus ada disamping si ibu.

  • setelah si anakan sudah mulai bisa disapih, maka pisahkan si anakan dari indukan (harus bisa dipastikan si anakan memang sudah bisa makan catfoodnya sendiri), letakkan anakan-anakan landak mini pada kandang baru yang sudah dibersihkan dan telah diberik pakan/minum secukupnya..awali dengan pemberian ulat hongkong/jerman secara rutin sebagai makanan tambahan disamping primer foodnya (1-2hari sekali).
  • Indukan betina landak mini baru bisa dikawinkan lagi setelah menjalani masa istirahat (recovery) selama 3-4minggu setelah masa sapih (pisah dari anak). Apabila tenggang waktu sapih (pisah anak) dengan dikawinkannya kembali si ibu landak terlalu cepat, dikhawatirkan anakan selanjutnya akan memiliki kualitas yang tidak bagus, begitu pula dengan kesehatan si ibu landak mini.


INGAT!!! jangan pernah mencoba menyapih anakan landak secara paksa dimana dia belum saatnya disapih hanya untuk kepentingan anda. Bayi yang disapih secara paksa dan terlalu dini, sering berakibat pada buruknya kwalitas landak anakan tersebut bahkan kematian.
Rata-rata usia siap sapih berkisar 4-8minggu (tergantung kualitas ASIL), dan direkomendasikan siap berpindah tangan ketika berumur 6-8minggu atau lebih dan harus sudah mahir untuk memakan dan mengunyah primer food nya sendiri.
Demikian info mengenai PROSES DAN TATA CARA MENGAWINKAN LANDAK MINI, semoga bermanfaat dan berguna bagi teman-teman semua dalam memperoleh info seluk beluk dan perawatan landak mini. Terimakasih.